Cari Blog Ini

Selasa, 05 April 2011

PERMASALAHAN (Penebangan Liar)

Posting blog oleh Nanang Sasmita, M.Si

Penebangan Liar

Penebangan liar yang terjadi di TN Kutai bukan hanya disebabkan karena lemahnya penegakan hukum tetapi juga aparat penegak hukum yang ikut berperan. Hasil pengaman hutan yang diperoleh melalui operasi gabungan dan fungsional Polisi Kehutanan beserta aparat terkait.

Tabel Hasil Pengamanan Hutan Tahun 2004

No.

Tempat/Lokasi Kejadian

Barang Bukti

Instansi Yang Menangani

Penyelesaian/

Tahap Penyelesaian

Keterangan

1

Teluk Kaba II, SKW I

1 unit truk

1 lembar STNK truk

Polres Kutim

Vonis Hakim

Operasi Fungsional

2

Km. 17 Jl.Bontang – Sangatta,

SKW I

1buah chainsaw

Polres Kutim

Vonis Hakim

Operasi Fungsional

3

Mentoko, SKW II

1 buah chainsaw

Kayu ulin 4 batang

Polres Kutim

Vonis Hakim

Operasi Fungsional

4

Km.10 JL.Bontang – Sangatta, SKW I

3 buah truk

Polres Kutim

Vonis Hakim

Operasi Fungsional

5

Km.10 JL.Bontang – Sangatta, SKW I

2 buah truk

Kayu bangkirai 65 batang

Polres Kutim

Vonis Hakim

Operasi Fungsional

6

Km.10 JL.Bontang – Sangatta, SKW I

2 buah truk

Kayu bangkirai 65 batang

Polres Kutim

Vonis Hakim

Operasi Fungsional

7

Km.9 Jl.Bontang – Sangatta,

SKW I

Kayu ulin 1055 batang

Polhut BTNK

Pemusnahan barang bukti

Temuan

8

Jl.Bontang – Sangatta, SKW II

Kayu ulin 119 batang = 6,8544 m3

PPNS BTNK

Lidik

Temuan

9

Km. 38 Tanah Datar, SKW I

Kayu 43 batang

PPNS BTNK

Lidik

Temuan

10

Km. 38 Tanah Datar SKW I

2 buah chainsaw

PPNS BTNK

Lidik

Temuan

11

Km. 13 Jl. Sangatta – Bontang, SKW II

1 buah chainsaw

Polres Kutim

Vonis

Operasi Fungsional

12

Km. 37 Jl.Bontang – Sangatta, Teluk Kaba II, SKW I

1buah chainsaw

PPNS BTNK

Lidik

Operasi Fungsional

13

Km.3 Jl. Bontang-Sangatta, SKW I

1 buah truk

Kayu ulin 4 batang

Polres Kutim

Lidik Polres Kutim

Operasi Fungsional

14

Km. 12. Pertamina, SKW II

2 buah chainsaw

Kayu ulin 0,52 m3

Polres Kutim

Vonis

Operasi Fungsional

15

Km. 35 Jl. Sangatta – Bontang, SKW I

1 buah truk KT 8697 DC

Kayu ulin 1, 44 m3

Polres Kutim

Vonis

Operasi Fungsional

16

Km. 4 Jl. Sangatta – Bontang, Belawan, SKW II

1 buah truk KT 8806 BB

Kayu bangkirai 6x15x4 sebanyak 38 batang

Polres Kutim

Vonis

Operasi Fungsional

17

Km. 4 Jl. Sangatta – Bontang, Belawan, SKW II

1 unit chainsaw

Kayu 14x14x4 = 3 batang Kayu 5x10x4 = 3 batang

Polres Kutim

Vonis

Operasi Fungsional

18

Km. 13 Jl. Bontang – Sangatta, SKW I

2 unit chainsaw

Polres Kutim

Vonis

Operasi Gabungan

19

Bendang 2 Menamang, SKW III

1 buah truk

4 unit chainsaw

Polres Tenggarong

Jaksa Penuntut Umum

Operasi Gabungan

20

Jl. Kayu Mas Bukit Kusnodo, SKW I

1 buah truk KT 8608 D

Kayu berbagai ukuran1,5 m3

POM

Sidik POM

Operasi Fungsional

Tabel Hasil Pengamanan Hutan Tahun 2005

No.

Tempat/Lokasi Kejadian

Barang Bukti

Instansi yang Menangani

Penyelesaian/

Tahap Penyelesaian

Keterangan

1

Km. 33 Jl. Bontang – Sangatta, Teluk Kaba II, SKW I

1 unit chainsaw

PPNS BTNK Bontang

Temuan

Operasi Fungsional

2

Km. 9 Ex Jalan PT Kayu Mas, SKW I

Kayu ulin = 4,005

Kayu Meranti = 0,868

PPNS BTNK Bontang

Temuan

Operasi Fungsional

3

Km. 9 Ex. Jalan PT Kayu Mas,

SKW I

1 unit chainsaw

PPNS BTNK Bontang

Temuan

Operasi Fungsional

4

Km. 33 Jl. Bontang – Sangatta, SKW I

Kayu ulin + 2,44 m3

1 unit chainsaw

PPNS

Temuan

Operasi Fungsional

5

Senara, SKW II

2 unit chainsaw

Meranti 20x20x4=12 batang

Ulin 10x10x4 = 10 batang

Polres Kutim

Jaksa Penuntut Umum

Operasi Fungsional

6

Km.9 Pertamina, SKW II

3 unit chainsaw

Polres Kutim

Jaksa Penuntut Umum

Operasi Fungsional

7

Km. 12 Jl. Sangatta – Bontang, SKW II

1 unit chainsaw

1 buah parang

Kayu ulin 10x10x2 = 20 batang

PPNS TNK

Jaksa Penuntut Umum

Perambahan

8

Km.9 Jl. Bontang – Sangatta, SKW I

Pick-up KT 8341 CB

Kayu 2x14x2 = 230 batang = 1,2 m3

PPNS TNK

Jaksa Penuntut Umum

Operasi Fungsional Tanpa SKSHH

9

Km. 10 Jl. Bontang – Sangatta, SKW I

Truk KT 8754 R muatan blambangan + 6 m3

Truk KT 8594 AK muatan blambangan + 5 m3

PPNS TNK

Jaksa Penuntut Umum

Operasi Fungsional Tanpa SKSHH Operasi

10

Km.5 Jl. Bontang-Sangatta, SKW II

Pick-up Zebra KT 8012 BU

Ulin flooring ukuran 2x10x200 = 250 batang = 1 m3

PPNS TNK

Jaksa Penuntut Umum

Operasi Fungsional Tanpa SKSHH Operasi

11

Teluk Kaba II, SKW I

Kayu ulin = 0,3 m3

PPNS

Temuan

Operasi Fungsional

12

Km. 37 Tanah Datar, SKW I

Kayu ulin = 0,78 m3

PPNS

Temuan

Operasi Fungsional

13

Km. 9 Jl. Bontang – Sangatta, SKW I

2 unit chain saw BB.

Kayu 6x12x2 =12 batang

Kayu temuan 10x10x4 = 14 batang = 0,56 m3

Polres Kutim

Polres Kutim

Operasi Fungsional

14

Km. 37 Tanah Datar, SKW I

Kayu ukuran 10x10x4 =16 batang =0,6 m3

Kayu 10x5x4=10 batang = 0,2m3

PPNS

Temuan

Operasi Fungsional

PERMASALAHAN (Kebakaran dan Perburuan)

Posting blog oleh Nanang Sasmita, M.Si

Kebakaran Hutan

Kemarau panjang tahun 1982 yang mengakibatkan timbulnya kebakaran hutan tahun 1983 sangat merusak nilai-nilai konservasi dan keutuhan kawasan ini. Namun demikian, ada sekitar 100.000 ha hutan di bagian barat terbebas dari penebangan dan kebakaran. Di samping hutan bakau seluas 7.000 ha yang tumbuh dengan baik di sepanjang pantai, hutan yang masih utuh ini umumnya didominasi oleh ulin, meranti dan/atau kapur. Pada daerah hutan yang pernah terjadi penebangan, kerusakan akibat kebakaran hutan lebih berat dan pada daerah hutan yang masih asli kerusakan akibat kebakaran hutan lebih ringan (WWF/IUCN Report No. 10 July 1985, Project 1687: Kalimantan).

Pada tahun 1997–1998 telah terjadi kebakaran di seluruh Kalimantan setelah musim kemarau panjang (akibat El Nino). Berdasarkan data lapangan dari Integrated Forest Fire Management (GTZ-IFFM) saat itu, kebakaran hutan tersebut telah menghanguskan 90% TN Kutai, namun menurut data Balai TN Kutai, kebakaran yang terjadi seluas 78.713,25 ha. Dampak kebakaran tersebut bagaimana pun tidak menyeluruh. Daerah-daerah yang pernah dibuka mengalami kerusakan lebih besar. Pada wilayah-wilayah yang masih lebat, kerusakan terbatas pada lantai hutan dan pohon-pohon kecil, sedangkan pohon-pohon yang besar masih hidup.

Setelah bencana kebakaran berakhir, bagian timur kawasan yang terletak di sepanjang kiri kanan Jalan Bontang – Sangatta dirambah dengan cara dibakar oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan lahan pertanian dan pemukiman. Grafik kebakaran hutan TN Kutai tersaji dalam grafik berikut (data sampai dengan bulan November 2005).

Perburuan Liar

Sejak masuknya masyarakat ke dalam kawasan TN Kutai, telah terjadi perburuan liar. Dalam beberapa operasi dan survei yang dilakukan oleh Balai TN Kutai, seringkali ditemukan hasil buruan serta jerat yang dipasang oleh pemburu liar. Namun sampai saat ini, Balai TN Kutai belum memiliki data yang akurat tentang perburuan liar yang telah terjadi.